RSS2.0

Neraca (Statement Of Financial Position/Balance Sheet)

Sunday, February 19, 2012

PSAK menyebutnya Neraca, GAAP menyebutnya Balance sheet, IFRS menyebutnya Statement of Financial Position merupakan:
1. Laporan aktiva, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu.
2. Memberikan informasi tentang sumber daya, kewajiban kepada kreditur, dan ekuitas sumber daya bersih.
3. Membantu dalam memprediksi jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan.

Kegunaan neraca  
1. Menghitung tingkat pengembalian (rate of return).
2. Mengevaluasi struktur modal (capital structure).
3. Menilai risiko dan arus kas masa depan.
4. Menganalisis:
  a. Likuiditas
  b. Solvabilitas
  c. Fleksibilitas keuangan

Keterbatasan neraca
IFRS
1. Sebagian besar aktiva dan kewajiban dilaporkan berdasarkan biaya historis.
2. Terlalu banyak penggunaan penilaian dan estimasi (judgments and estimates).
3. Banyak mengabaikan item yang bernilai keuangan karena tidak dapat diukur nilainya secara objektif.
GAAP
1. Tidak merefleksikan nilai sekarang dari bisnis akibat digunakannya historical cost,
2. Efek bila ada instability monetary unit yang nilainya tergantung bagaimana trend purchasing power
masyarakat bisnis,
3. Adanya kekhususan suatu perusahaan yang mengkalsifikasikan perkiraan secara berbeda dengan perusahaan lainnya sehingga tingkat detailnya berbeda sehingga comparability jadi bias,
4. Tidak menunjukkan nilai sumber-sumber daya yang nonkuantitatif seperti SDM, air yang terpolusi,
5. Basis akuntansi arm's length dan monetary unit kadang diabaikan karena neraca hanya untuk memenuhi relevan to certain user's decision saja.

Klasifikasi neraca (FASB=GAAP)
1. Asset : sumber daya dikendalikan oleh entitas sebagai akibat peristiwa masa lalu dari mana diharapkan manfaat ekonomi masa depan mengalir ke entitas.
2. Liability : kewajiban kini entitas yang timbul dari peristiwa masa lalu, dimana penyelesaiannya dapat mengakibatkan arus keluar sumber daya dan manfaat ekonomi dari entitas.
3. Equity: Nilai sisa dari asset entitas setelah dlkurangi dengan seluruh liabilities.

Subklasifikasi neraca 
Assets
1. Non-current assets
a. Long-term Investments    
• Securities (bonds, ordinary shares, or long-term notes).    
• Tangible assets not currently used in operations (land held for speculation).  
• Special funds (sinking fund, pension fund, or plant expansion fund.  
• Investment in non-consolidated subsidiaries or associated companies. Pengecuallan ialah untuk investments in trading securities yang termasuk dalam current assets  
b. Property, plant and equipment  
• Aktiva berwujud dengan masa manfaat lebih dari 1 tahun yang digunakan dalam operasi rutin bisnis.  
• Physical property such as land, buildings, machinery, furniture, tools, and wasting resources (minerals).  
• Dengan pengecualian dari tanah, perusahaan melakukan depresiasi pada PPE.  
c. Intangible assets  
• tidak ada substansi fisik dan bukan merupakan instrumen keuangan.
• Patents, copyrights, franchises, goodwill, trademarks, trade names, and customer lists.
• Amortisasi aktiva tidak berwujud selama masa manfaat.    
• Menilai intangible asset secara berkala untuk melihat ada atau tidaknya penurunan nilai (impairment).
d. Other Assets
• Long-term prepaid expenses
• Non-current receivables
• Assets in special funds    
• Property held for sale
• Restricted cash or securities
2. Current Assets
Ialah kas dan aset lainnya dimana perusahaan mengharapkan untuk mengubahnya menjadi uang tunai, menjual, atau mengkonsumsi baik dalam satu tahun atau dalam siklus operasi, mana yang lebih lama.
a. inventories
• Basis of valuation (lower-of—cost-or—market atau net realizable value).
• Cost flow assumption ( FIFO atau average cost).
b. receivable
Claims held against customers and others for  
> money,
> goods, or
> services.  
c. prepaid expense  
Pembayaran uang tunai, yang dicatat sebagai aktiva karena layanan atau manfaat akan diterima di masa depan.  
Pembayaran dimuka biasa dilakukan untuk:
• insurance
• supplies  
• advertising  
• rent  
• maintenance on equipment
d. short term investment ·
  Portfolios               Type                   Valuation               Classification
  Held to maturity      Debt                   Amortized cost      Current or non Current
  Trading                   Debt or equity     Fair value              Current
  Available for sale    Debt or equity     Fair value              Current or non Current
e. Cash
  • Termasuk Setara kas - investasi likuid jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.
  • Pembatasan atau komitmen harus diungkapkan.

Equity
  1. Share capital - terdiri dari common share dan preferred share
  2. Share premium - kelebihan nilai yang dibayar terhadap nilai par atau nilai stated
  3. Retained earning - laba yang tidak dibagikan
  4. Accumulated other comprehensive income
  5. Treasury share - nilai dari saham yang dibeli kembali. Dilaporkan sebagai pengurang dari equity
  6. Non-controlling interest (minorit interest)

Liability
1. Non-Current Liabilities
Obligasi yang tidak cliharapkan dapat dibayar dalam 12 bulan (atau 1 siklus operasi, yang mana yang Iebih lama).
Terdapat tiga jenis:
• Kewajiban yang timbul dari situasi pembiayaan tertentu contoh issuance of bonds, long term lease obligation, long term notes payable.
• Kewajiban yang timbul dari operasi normal perusahaan contoh pension obligation, deffered income tax
 liabilities.
• Kewajiban yang bergantung ada terjadinya atau tidak terjadinya satu atau lebih peristiwa masa depan untuk mengkonfirmasi nilai kewajiban, atau penerima pembayaran, atau tanggal dibayar. Contoh service or product warranties, environtmental liabilities.
2. Current liabilities
• Hutang yang timbul dari perolehan barang dan jasa: account payable, wages payable, dan sebagainya.
• Pembayaran diterima di muka untuk pengiriman barang atau kinerja layanan, seperti unearned rent revenue.
• Kewajiban lain yang akan dilikuidasi dalam siklus operasi atau satu tahun.

Format Neraca Menurut IFRS

Sumber: Modul Siap UKS PSAK STAN 2011

salam clicker...




0 comments: